Melambat Sejenak

Ketika kehidupan saya mulai terasa jenuh, maka saya selalu berusaha untuk tidak mengambil pekerjaan atau kegiatan apapun pada satu hari. Dan hal ini ternyata memang sangat perlu dilakukan ketika mengalami hal ini, saya ingat sebuah kisah pelari maraton yang ketika mereka sedang berlari dan mencapai titik lelah maka mereka akan melambat sejenak dan berlari kembali,hasil yang didapat ternyata luar biasa, mereka berlari jauh lebih cepat dari sebelumnya.

Sikap mengambil masa hebing diri inilah yang saya suka namankan melambat sejenak. Setahun rata-rata saya mengambil 3 kali masa hening untuk mengatasi masalah kejenuhan dalam hidup saya.

Saya yakin banyak dari kita pasti pernah mengalami kejenuhan akan semua hal yang terjadi dalam hidup kita, baik pekerjaan , keluarga, atau apapun itu.

Berikut ada 3 strategi yang dapat membantu kita untuk membuat penyesuaian ketika mengalami kejenuhan hidup :

1. Melambatlah sejenak hidup kita, daripada mempercepatnya karena tidak akan membuat hidup lebih maksimal.

Dengan memperlambat sejenak hidup kita akan membuat kita lebih bersiap menghadapi tantangan ke depan bahkan mengetahui masalah-masalah yang luput dalam pandangan kita. Seperti ketika naik mobil, dengan kecepatan cepat akan membuat banyak pemandangan indah yang luput bukan?Cepat memang perlu tapi ada kalanya kita harus melambat, karena bila kita paksakan maka hidup akan terasa hambar ketika dijalani.

2. Melambat sejenak membuat suara-suara di sekitar kita lebih hening.
Mengapa saya tulis seperti itu?Karena cobalah anda lihat sekitar anda, tidak ada tempat hening bukan?Bahkan di lift pun ada musik yang terdengar. Mengapa harus hening? dengan keheningan ini akan membuat kita lebih mudah untuk merenungkan segala hal yang telah terjadi dalam hidup, refleksi diri dan mengevaluasi segala tujuan yang sedang kita capai. Dan yang terpenting adalah membuat kita lebih peka dengan sura hati kita.

3. Melambat sejenak akan membuat kita terhindar dari pengejaran hal yang sia-sia.
Saya suka dengan kalimat ini, banyak orang yang bekerja keras sepanjang tahun, belajar dengan rajin sepanjang tahun, namun mereka tidak mau melembatkan hidup mereka, hampir kebanyakan mereka akhirnya jenuh dan merasa sia-sia dengan segala hal sudah mereka capai.
Sebenarnya bukan sia-sia tetapi mungkin saja mereka terlalu cepat menjalani hidup mereka dan tidak memberikan kesempatan diri mereka untuk menikmatinya.
Demikian sharing saya tentang ini, semoga bisa menambah wawasan kita akan hidup ini.

Perubahan dalam hidup akan terjadi hingga mati.
Pilihan kita memilih perubahan apa yang kita mau, lebih baik atau buruk.

Julham Effendi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © Berbagi Cerita - Blogger Theme by BloggerThemes & freecsstemplates - Sponsored by Internet Entrepreneur